Go Live Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) pada Perumda Pasar Jaya

2023-12-06 17:09:00

PPA&K tidak hanya sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang berperan mengembangkan SDM di bidang Audit Internal, Audit Forensik, Manajemen Risiko, Good Corporate Governance (GCG), Akuntansi, Keuangan, dan Perpajakan. Seiring dengan perkembangan teknologi, PPA&K juga turut serta dalam mengembangan sistem manajemen risiko yang bisa digunakan oleh berbagai intansi atau perusahaan dalam mengelola manajemen risiko demi mencapai efektivitas dam efisiensi.

Perumda Pasar Jaya merupakan salah satu instansi yang sejak lama menggunakan jasa PPA&K. Pada tahun 2023 ini, Perumda Pasar Jaya melakukan digitalisasi Sistem Manajemen Risiko (SIMR) dan bekerjasama dengan PPA&K dalam pengembangannya. Tepat di tanggal 5 Desember 2023 sistem tersebut diresmikan dalam kegiatan Go Live SIMR Perumda Pasar Jaya yang dihadiri oleh Perumda Pasar Jaya yang terdiri Jajaran Dewan Pengawas, Direksi, dan Kepala Divisi, Serta tidak ketinggalan Tim dari PPA&K sebagai konsultan.

Menurut Ibu Ratih Mayasari selaku Direktur Keuangan Perumda Pasar Jaya, dikembangkannya SIMR karena ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan digitalisasi dengan tujuan mengelola database yang baik terhadap pelaporan Manajemen Risiko. Manajemen Risiko yang konseptual dan adminitratif membuatnya harus dilaporkan secara berkala, yang dalam hal ini Perumda Pasar Jaya harus melaporkannya setiap triwulan.

“Nanti (pelaporan manajemen risiko) bisa dilakukan secara lebih easy oleh para user dan akan bisa dilihat, akan ada dashboard update atas tabel matriks yang ada, kepada pemilik risiko yang lebih atas,” ujar Ibu Ratih pada sambutannya.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, Bapak Suko Pranoto menyerukan agar pemanfaatan SIMR bisa dilakukan secara maksimal supaya kinerja perusahaan dapat meningkat.

“Tolong diinfomasikan kepada operasional di lapangan apa itu risk management, bagaimana sistem ini dibangun, jalannya bagaimana, dengan alat apa,” imbaunya.

Bapak Supriyadi selaku Direktur Utama PPA&K menambahkan bahwa digitalisasi memang sangat dianjurkan di era globalisasi seperti sekarang. Dinyatakan dalam ISO 31000 Tahun 2018 tentang Manajemen Risiko, pelaksanaan penilaian risiko terdiri dari identifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko, perlakuan risiko, pemantauan dan peninjauan, perekaman, dan pelaporan. Proses yang panjang tersebut harus dikekola sedemikian rupa agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan.

”Manajemen Risiko kini bukan barang statis, melainkan hal dinamis, sehingga jika ada risiko yang muncul bisa diinfokan kepada divisi manajemen risiko untuk bisa dilakukan penilaian,” kata Bapak Supriyadi.

Atas kepercayaan yang besar dari Perumda Pasar Jaya, kerjasama ini akan berlanjut dan PPA&K akan terus berinovasi agar bisa mengembangkan sistem informasi yang lebih baik lagi.

”Aplikasi ini akan membantu kinerja perusahaan dan kedepannya nanti akan terus kita kembangkan,” tutupnya.

Sebelum kerjasama dengan Perumda Pasar Jaya dalam mengembangan SIMR berlangsung, PPA&K juga telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMKO) di onstansi lain seperti PT Angkasa Pura Solusi dan PT Jasa Marga (Persero). Baik SIMKO maupun SIMR, keduanya tidak hanya bisa dipakai oleh BUMN atau BUMD, tapi bisa juga di aplikasikan untuk menunjang kinerja manajemen risiko perusahakaan swasta.

Request information